Pembicara dan Moderator SGU International Symposium Towards Industry 4.0
(Kiri ke Kanan: Prof. Dr. Manfred Kiesel, Dr.-Ing Evita H. Legowo, Ibu Tatik Nurhayatiningsih dan Dr.Dr. Dipl Ing. Rachman Sjarief, MM., MH.)

Jakarta, 10 Maret 2018 – Seiring dengan arus globalisasi dan era digital yang semakin tak terbendung, dunia kini memasuki era revolusi industri keempat yang dikenal dengan istilah Industri 4.0. Industri 4.0 merupakan istilah tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam dunia industri yang ditandai dengan munculnya super computer, kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), pengintegrasian dunia digital dengan sistem produksi industri, dan menekankan pada internet untuk segala (Internet of Things atau IoT). Indonesia sebagai negara berkembang tentunya harus siap menghadapi dan beradaptasi pada era revolusi industri ini.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengedepankan teknologi dan berorientasi pada industri, Swiss German University (SGU) mengadakan acara simposium internasional bertajuk “International Symposium towards Industry 4.0” yang bertujuan untuk mempersiapkan para pemangku kepentingan dalam menghadapi era revolusi industri ke-4 ini. SGU berharap kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi, dengan mitra industri, akademisi, dan komunitas yang memiliki visi serupa dapat terjalin sehingga sumber daya manusia Indonesia dapat dibekali oleh pengertian lebih dalam menghadapi revolusi industri ke-4 ini serta bagaimana melakukan implementasi bisnis yang riil agar menjadi fondasi yang kuat untuk Indonesia berkembang menjadi salah satu negara dengan kemajuan industri yang pesat.

Adapun pembicara yang menyampaikan pengalaman dan wawasannya masing – masing mengenai topik ini termasuk di antaranya Prof. Dr. Manfred Kiesel, dosen pengajar dari mitra institusi SGU yaitu University of Applied Sciences Würzburg-Schweinfurt, Jerman, Ms. Tatik Nurhayatiningsih, Department Manager Assembly Passenger Car, PT Mercedes-Benz Indonesia, Idham Syewket Adnan, President Mercedes-Benz Club Indonesia, Dr. Dr. Dipl.-Ing. Rachman Sjarief, MM., MH., dosen pengajar SGU. Dr.-Ing Evita H. Legowo selaku Direktur Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) SGU juga turut hadir sebagai moderator.

“SGU menyadari pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan mitra industri, akademisi, dan komunitas dalam menghadapi revolusi industri keempat dengan menyelenggarakan simposium internasional ini. Cara lain yang dilakukan SGU untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang siap bersaing di dunia internasional yaitu dengan pengintegrasian mata kuliah berorientasi industri di dalam kurikulumnya dan program magang kerja (internship) yang dilaksanakan dua kali yaitu pada semester 3 dan semester 6 di Eropa,” kata Rektor SGU, Dr. rer. nat. Filiana Santoso. “Selain itu, bagian dari kegiatan belajar mengajar di SGU juga difokuskan pada industry experience di mana mahasiswa/i mengikuti kegiatan seperti industry excursion, integrasi konsep Internet of Things dan automation di dalam kurikulum serta kegiatan riset dan pembuatan tesis mahasiswa/i yang dilakukan langsung di industri”, tambah Filiana.

Penandatangan Nota Kesepahaman antara Mercedes-Benz Club Indonesia dan Swiss German University oleh Mr. Idham Syewket Adnan dan Dr. rer. nat. Filiana Santoso

Bertempat di Hotel Gran Melia Jakarta, pada acara ini juga diadakan penandatanganan nota kesepahaman antara SGU dengan komunitas Mercedes Benz Club Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan realisasi dari tanggung jawab SGU dalam program penjangkauan komunitas. “SGU dalam kapasitasnya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi swasta terbaik di Indonesia telah menunjukkan kepedulian dan tanggung jawabnya dalam program penjangkauan komunitas. Semoga dalam kolaborasi antara Mercedes-Benz Club Indonesia dengan SGU ini dapat bermanfaat tidak hanya bagi anggota klub tetapi juga kepada masyarakat luas,” kata Idham Syewket Adnan, Presiden Mercedes-Benz Club Indonesia.

Penyerahan Beasiswa Oleh SGU Kepada Calon Mahasiswa Terpilih

Dalam acara simposium internasional ini, SGU juga memberikan beasiswa bagi calon mahasiswa/i sarjana dan pascasarjana terpilih yang memiliki potensi dalam menjadi generasi muda Indonesia berwawasan global yang kompeten dalam menghadapi revolusi industri ke-4 dengan berbagai tantangannya.

Swiss German University (SGU) memiliki komitmen tinggi untuk memajukan pendidikan tinggi Indonesia serta kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan penyediaan program pendidikan yang inovatif melalui 11 studi program sarjana dan 3 program pascasarjana yang mendapat pengakuan internasional dan kerja sama industri dengan lebih dari 250 perusahaan yang tersebar di Indonesia dan Eropa.

DOWNLOAD PRESS RELEASE : Press Release SGU International Symposium Towards Industry 4.0