Source: https://www.freepik.com/free-photo/building-with-columns_946262.htm#page=1&query=germany&position=0

Kenapa pilih Jerman ?

Selain karena biaya yang cenderung murah, Kualitas pendidikan di Jerman juga menjadi daya tarik calon Mahasiswa. Selain itu Mahasiswa juga diperbolehkan untuk mencari uang dengan bekerja pada waktu yang ditetapkan oleh pemerintah.  Uang yang dihasilkan pun dapat digunakan untuk biaya kehidupan sehari-hari. Berikut ini hal yang dapat kamu pertimbangkan:

Biaya hidup Lebih Rendah dibanding negara lain

Salah satu alasan memilih Jerman sebagai tempat menempuh jenjang pendidikan selanjutnya adalah Biaya hidupnya yang cukup rendah dibanding Negara-Negara di Eropa lainnya. Biaya hidup yang pasti dibayar jika anda menjadi seorang Mahasiswa di Jerman adalah Biaya Apartement, Biaya TV pyang dimana peraturan disana mewajibkan bayar pajak TV walaupun anda jarang menontonnya, biaya  Internet, Mobile Phone yang berlaku bukan hanya di Jerman saja melainkan seluruh Eropa, Belanja Bulanan, Dsb.

Rata-rata biaya hidup di Jerman cukup rendah jika dibandingkan Negara lainnya di Eropa, Bahkan di luar Eropa seperti Australia saja, rata-rata biaya hidup di sana jika dirupiahkan bisa mencapai Rp 28.000.000, di Amerika Serikat, Biaya hidup perbulannya jika dirata-rata dan dikonversi ke Rupiah, bisa mencapai Rp 19.000.000. Sedangkan di Jerman biaya hidup rata-rata perbulannya hanya mencapai Rp 13.500.000 jika dirupiahkan.  Jika dibandingkan, Cukup jauh bukan ?

Biaya kuliah di Jerman lebih rendah.

Dibanding Australia, biaya Kuliah di Jerman bisa dikatakan lebh rendah, Bahkan di kampus yang dinilai cukup mahal di Jerman karena bertaraf Internasional. Bahkan jika dihitung, biaya yang harus dikeluarkan bisa setengahnya biaya kuliah di Australia.

Ramah untuk murid yang tidak bisa bahasa Jerman

Mungkin anda mengira awalnya kuliah di Jerman harus menggunakan bahasa Jerman, Namun nyatanya tidak, Banyak juga Universitas di Jerman yang mengajarkan dalam bahasa inggris seperti beberapa kampus di bawah ini:

  • University Liepzig
  • University Freiburg
  • Julius Maximilians University Wurzburg
  • BAU International Berlin
  • Georg August Universitas Gottingen

Dan masih banyak Universitas lain di Jerman yang juga menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan belajar mengajarnya.

Waktu Mencari Kerja

Di beberapa Negara lain biasanya hanya memberikan waktu kurang dari 6 Bulan untuk mencari pekerjaan di Negara tersebut setelah lulus kuliah. Berbeda dengan Negara Lain, Justru Jerman dapat memberikan waktu yang cukup panjang hingga 18 bulan bagi Mahasiswa yang baru lulus untuk mendapatkan pekerjaan di sana.  Bahkan, persyaratan untuk mendapatkan pekerjaan di Jerman cukup mudah, yakni pekerjaan harus sesuai dengan jurusan yang digeluti semasa Kuliah

Kekurangan Kuliah di Jerman Yang Harus anda Ketahui

Sistem Memaksa Hidup Mandiri.

Setiap kebijakan yang tertulis di Jerman, sangat sulit untuk dinegosiasi, Di Jerman akan orang-orang akan tetap ramah meskipun anda melanggar peraturan, Namun anda akan diberikan sebuah surat yang tidak bisa dibantah lagi yakni Denda uang yang ckupu besar.

Terlebih, peraturan-peraturan tersebut dirasakan akan memberatkan bagi orang-orang Indonesia yang tinggal di Jerman yang ketika di Indonesia belum terbiasa hidup mandiri alias terbiasa mengandalkan bantuan orang lain seperti keluarga atau saudara. Sesampainya di Jerman, anda tidak mungkin meminta bantuan orangtua untuk menerjemahkan apa saja aturan-aturan yang ada di Jerman. Dan terlebih, anda harus pintar dalam manajemen waktu, dipaksa mengerti kebijakan Jerman yang kebanyakan tertuang dalam bahsa Jerman.

Anda mungkin bisa saja meminta bantuan jasa untuk menerjemahkan, namun biaya yang harus anda keluarkan cukup mahal. Tanpa bisa menguasai bahasa Jerman ditambah dengan sejumlah uang yang pas-pasan, maka akan berpotensi bermasalah di hari ke-depannya.

Sulitnya Mendapatkan Teman Orang Jerman

Tentu saja rasis bukanlah Alasan mengapa orang luar jerman akan kesulitan mendapatkan teman Orang Jerman dikarenakan budaya orang Jerman yang cenderung menganggap privasi adalah hal yang sangat penting.

Dan tidak jarang sebelumnya orang Jerman memang telah mempunyai lingkaran pertemanan yang memang dibentuk sedari kecil atau sekolah sebelumya, dimana hubungan antar mereka sudah klop.

Kesimpulannya, orang Jerman lebih mementingkan  kualitas dari pertemanan itu sendiri dibanding kuantitas dari orang-orang yang mereka kenal di dalam dunia pertemanan orang-orang Jerman.

 Bahasa Jerman sulit dikuasai.

Alasan ini mungkin bisa dibilang paling utama. Memang kuliah di Jerman banyak memberikan keuntungan.

Akan tetapi menguasai bahasanya adalah hal yang paling membutuhkan Motivasi, Keinginan dan juga Niat.

walaupun kalian lebih dari 5 tahun tinggal di Jerman atau punya C1 atau DSH itu tidak menjamin kalian bisa lancar bicara bahasa Jermannya seperti orang lokal. hehe.

At least, kalian paham dan bisa berkomunikasi.

tapi hal ini tergantung dari masing2 orang. Mungkin ada juga yang tidak punya kendala. hehehe.

Semua serba menggunakan Termin/Janji

Rata-rata orang Jerman sangat disiplin waktu,  Jika anda ingin membuat berkunjung ke rumah teman anda yang orang Jerman atau bahkan berkunjung ke tempat-tempat yang memang dijadwalkan untuk bertemu seseorang, anda harus membuat Janji terlebih dahulu dan bahkan waktu nya harus tepat.

Jikalau dinilai kedatangan anda sangat terlambat, kemungkinan bisa tidak dibukakan pintu. Begitupun terlalu awal, Orang Jerman juga akan merasa kurang nyaman. Waktu yang pas adalah tepat waktu atau maksimal 15 Menit keterlambatan.

Bahkan untuk dapat membuat janji periksa ke Dokter yang anda inginkanm bisa jadi anda diberikan waktu sekitar 1 – 2 bulan untuk pertemuan.

Jauh dari Keluarga/Teman dekat/Sahabat.

Tidak mungkin kan sahabat, teman atau keluarga anda juga ikutan ke Jerman ketika anda memutuskan untuk berkuliah disana. Merindukan suasana di Indonesia terkadang membuat Mahasiswa yang kuliah di Jerman bisa merasakan kesepian bahkan Home Sick. Harus diakui, hal inilah yang paling tidak enak dirasakan ketika anda menempuh pendidikan di luar Negeri, terlebih Negeri itu Jauh seperti Jerman.

Selanjutnya Baca: Kuliah di Jerman dengan Mendapatkan Program Bahasa Inggris S1 dan S2